Tampilkan postingan dengan label KARANGANYAR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KARANGANYAR. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Januari 2018

Pria Paruh Baya Setubuhi Gadis Belia

Gambar Ilustrasi.
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - MS (43),warga Kecamatan Karanganyar, Kebumen diamankan polisi akibat melakukan persetubuhan terhadap gadis belia yang tak lain adalah tetangganya sendiri. Korban, Mawar (bukan nama sebenarnya), yang baru berusia 12 tahun menjadi pelampiasan nafsu birahi MS dengan iming-iming uang Rp 5.000,-.

"Pelaku berhasil menaklukan korban. MS menjalankan aksinya di rumahnya. Setelah diperiksa, pelaku sudah menjalankan aksinya empat kali," kata Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar, Sabtu (20/1/2018).

AKBP Arief Bahtiar menjelaskan, MS tertarik dengan Mawar karena hampir setiap hari melihatnya. Tidak bisa menahan gejolak, ia kemudian memutar otak untuk mengelabui gadis itu.

Kasus terungkap setelah Mawar menceritakan peristiwa yang ia alami kepada keluarga. Keluarga Mawar yang terkejut mendengar ceritanya kemudian melaporkan kepada Polisi.




Petugas Unit 1 Sat Reskrim segera bertindak dan mengamankan MS di rumahnya, Jumat (05/01/2018) sekira pukul 16.30 wib.

Korban yang masih di bawah umur ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak-anak (PPA) Polres Kebumen untuk memulihkan trauma. Korban diberi pendampingan psikologis atas kejadian yang ia terima.

Sedangkan MS dijerat dengan pasal 81 UU RI Tahun 2016 tentang perlindungan anak atas perbuatan yang ia perbuat. Ia terancam hukuman penjara paling singkat 5 tahun, dengan denda paling banyak Rp5 miliar.


Editor : BK01| Sumber : Okezone - Humas Polres Kebumen

Senin, 04 Desember 2017

Hendak Mengambil Air Malah Temukan Mayat Mengambang di Sumur





KARANGANYAR (www.beritakebumen.info) - Ahmad Sidik (57) terkejut ketika hendak mengambil air dari dalam sumur di Ds. Plarangan, Kec. Karanganyar, Kab. Kebumen. Betapa tidak, ia malah melihat kepala manusia mengapung diatas air sumur tersebut, Senin (4/12/17) sekira pukul 10.30 WIB.

Kejadian itu pun langsung dilaporkan untuk dicek kebenarannya. Saat itu juga, Piket Reskrim dan Inafis Polres Kebumen bersama Ka SPK Polres Kebumen menuju lokasi untuk melaksanakan olah TKP didampingi oleh anggota dari Polsek Karanganyar.






Anggota Polsek bersama warga sekitar mengevakuasi korban dari dalam sumur menggunakan tambang. Setelah berhasil dievakuasi, diketahui mayat tersebut adalah BDN (47) warga Desa Plarangan, Karanganyar, Kebumen.

Hasil pemeriksaan Tim kesehatan dari Puskesmas Karanganyar tidak ditemukan kejanggalan ataupun tanda - tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga korban depresi dan mencoba bunuh diri dengan lompat ke dalam sumur mengingat riwayat korban yang sudah lama mengidap penyakit yang cukup serius. Namun penyebab pasti korban bunuh diri masih didalami Reskrim Polsek Karanganyar.

Kapolsek Karanganyar AKP Mawakhir, S.H sangat menyayangkan kejadian tersebut, dan berharap kepada seluruh warga masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri dengan cara bunuh diri. (*)




 Editor : bk01/mat | Sumber : Inafis Polres Kebumen

Minggu, 05 November 2017

130 PPK Dilantik, 60 Persen Wajah Baru

130 PPK dari 26 Kecamatan di Kebumen dilantik dan diambil sumpahnya, Sabtu (4/11/2017).




KARANGANYAR (www.beritakebumen.info) - Sebanyak 130 Petugas Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018 dari 26 kecamatan di Kabupaten Kebumen dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kebumen Paulus Widyantoro di Hotel Candisari Karanganyar, Sabtu (4/11/2017).

Acara tersebut dihadiri pula oleh Wakil Bupati Yazid Mahfudz, Ketua DPRD Cipto Waluyo, Panwaskab Kebumen serta Camat se Kabupaten Kebumen.

Mereka, 130 PPK yang dilantik dan diambil sumpahnya, menurut Paulus, merupakan hasil seleksi ketat yang dilakukan KPU beberapa waktu lalu.

Setiap kecamatan terdapat lima anggota PPK, yang akan bertugas membantu menyelenggarakan Pilgub Jateng 2018. "Dari 418 pendaftar dan 130 orang inilah yang terbaik yang kita pilih," kata Paulus Widyantoro, dalam sambutannya.




Paulus mengungkapkan, anggota PPK kali ini didominasi oleh wajah baru, yang mencapai 60 persen. Sedangkan sisanya 40 persen, wajah yang tak asing lagi bagi penyelenggaraan pemilu. "Kami juga membuat komposisi setiap PPK, terdiri dari junior, medior dan senior. Ini kami lakukan agar ada kaderisasi dalam hal penyelenggaraan pemilu," ujarnya.

Paulus meminta, PPK segera menyesuaikan diri karena setelah dilantik tidak ada waktu lagi untuk bersantai-santai. Ini terjadi karena tahapan pelaksanaan Pilgub Jateng sudah mulai berjalan. "Harus segera berkoordinasi dengan Muspika," tegasnya.

Wakil Bupati Kebumen, Yazid Mahfudz, dalam sambutannya menyampaikan peranan PPK sangat penting dan menjadi salah satu kunci suksesnya sebuah Pilkada. Menurutnya, penyelenggara yang berkualitas turut menentukan Pilkada yang berkualitas pula.

"Buktikan kalau saudara-saudara layak untuk mendapatkan kepercayaan sebagai PPK, dengan menunjukkan dedikasi dan kinerja yang baik," pintanya dihadapan 130 PPK yang baru saja dilantik.

Hari pemungutan suara akan digelar pada Rabu Pon, 27 Juni 2018. Pelantikan dan pengambilan sumpah Badan adhoc kepanjangan tangan KPU Kabupaten Kebumen tersebut berarti dilantik dan diambil sumpahnya 235 hari sebelum pelaksanaan pemungutan suara. (*/ekspres)




Rabu, 25 Oktober 2017

Orang Gila Bermain Api, Rumah Kosong pun Terbakar





KARANGANYAR (www.beritakebumen.info) - Sebuah rumah kosong di Gg Mangga RT 02 RW 02 Kelurahan/Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen terbakar, Rabu (25/10/2017) sekitar pukul 17.20 WIB. Menurut keterangan warga, penyebab kebakaran adalah orang dengan gangguan jiwa yang membakar serpihan kayu dan langsung merambat ke bagian atas dapur rumah. Dapur berukuran 5 x 7 meter itu pun terbakar.

Kasie Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kebumen, Arif Rahmadi membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. "Dari warga diperoleh keterangan, orang dengan gangguan jiwa itu keluar dari dapur rumah persis saat terjadi kebakaran," kata Arif, Rabu malam.

Warga yang mengetahui peristiwa itu langsung melaporkannya ke Pos Pemadam Kebakaran Gombong. Regu Damkar dengan kekuatan 2 armada dan 1 tangki tiba di lokasi tak lama setelah mendapat laporan dan memadamkan api.

"Dalam waktu kurang dari 20 menit api dapat dipadamkan sehingga tidak merambat ke bagian depan dan rumah di sebelahnya," ujarnya.

Rumah yang terbakar tersebut diketahui milik Burhan yang sudah meninggal dunia. (*)


Selasa, 24 Oktober 2017

Gowes Kemanusiaan Berhadiah Mobil; Penjualan Tiket untuk Bedah Rumah

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Gowes Senangat Pahlawan Peduli Kemanusiaan (GSPPK) akan digelar di Alun-alun Kecamatan Karanganyar, Kebumen, pada 10 Desember 2017 mendatang. Gowes kali ini memerebutkan hadiah utama berupa satu unit mobil Daihatsu Ayla. Bukan sekedar ajang menyalurkan hobi dan olahraga, event ini sekaligus sebagai sarana amal bagi para peserta.

Panitia menargetkan 10.000 peserta dari Kebumen maupun dari luar. Dengan harga tiket tiap peserta Rp 30.000 diperkirakan akan terkumpul dana Rp 300 juta. Dana tersebut sebagian akan digunakan untuk bedah rumah tidak layak huni. Panitia berkomitmen seefisien menggunakan dana yang bersumber dari peserta, sehingga rumah yang dibedah lebih banyak.

“Panitia akan memanfaatkan sisa dana kegiatan ini untuk bedah rumah tidak layak huni di Kebumen, “ ujar Ketua panitia GSPPK Sumaryo, SH kepada wartawan di Meotel Hotel Kebumen Rabu (18/10/2107) malam lalu.




Rencananya, gowes itu akan diikuti oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, serta Forkimpinda Kebumen. Adapun start dan finish di Alun-alun Kebumen. Ada dua rute yang dipersiapkan, yakni rute dengan jarak 10 km dan jarak 20 km. Rute yang sudah dipersiapkan di Kecamatan Karanganyar, Sruweng dan Karanggayam. Rute gowes untuk MTB mulai dari Alun-alun Karanganyar - Karanggayam - Pohkumbang - Klopogodo - Grenggeng - Alun-alun Karanganyar. Sedang untuk sepeda tua atau dataran adalah Alun-alun Karanganyar - Sidoagung - Candi - Plarangan - Karangkemiri - Alun-alun Karanganyar.

Sumaryo menjelaskan, selain mobil, hadiah yang disiapkan panitia antara lain tiga unit sepeda motor, tiga unit kulkas, tiga unit televisi, tiga unit sepeda dan ratusan doorprize lainnya.

Sugeng Budiawan, Ketua panitia III GSPPK Kebumen menambahkan, ide awal kegiatan ini gowes untuk kemanusiaan pengungsi Rohingya. Atas saran Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, melalui kerabat Sugeng, Hendra, Ganjar mengatakan sudah cukup banyak kegiatan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya. Gubernur menyarankan kegiatan ini tetap untuk kemanusiaan, bedah rumah tidak layak huni.

Sugeng Budiawan mengaku tersentuh, ketika melihat rumah tidak layak huni di Kebumen. Karena itu, ia setuju sasaran kegiatan kemanusiaan, diubah untuk penghuni rumah tidak layak huni

Dandim 0709 Kebumen Letkol Kav Sueb SIP dan Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti SSos mendukung kegiatan gowes untuk kemanusiaan. Kabupaten Kebumen sebagai daerah paling miskin kedua di Jateng, memerlukan uluran tangan pihak lain, untuk menanggulangi kemiskinan. Kegiatan semacam ini sangat bermanfaat untuk perbaikan rumah tidak layak huni. (*)





Outlet tiket Gowes Kemanusiaan wilayah Kebumen:
- Gowang (Ari)
- Aryo Motor (bu Taryo)
- Basecamp Rosela (Uut)
- Toko Jaya Kutowinangun (babah Jang)
- Apotek Prembun (Mba Isna).
- Atau bisa menghubungi mas Aries.



Sabtu, 21 Oktober 2017

Mayat Pria Mengambang di Sumur Masjid Gegerkan Jama'ah Sholat Jumat

Jenazah setelah diangkat dari sumur.




KARANGANYAR (www.beritakebumen.info) - Warga Karanganyar, Kebumen ditemukan tewas mengapung di sumur komplek masjid Al Mujahidin, Jumat (20/10/2017) siang. Sontak, peristiwa tersebut membuat jamaah Sholat Jum'at geger.

Keterangan dari Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti melalui Kapolsek Karanganyar AKP Mawakhir, korban yang tewas tercebur sumur adalah Tulus Sunarjo (33) warga setempat.

Penuturan warga kepada polisi, korban menderita gangguan jiwa.

Peristiwa nahas itu pertama kali disaksikan oleh Yogi dan Andri warga setempat saat akan mengikuti jama'ah sholat Jum'at di masjid tersebut.

"Saat itu, saksi Yogi dan Andri akan pergi ke toilet Masjid. Namun saat melintas di dekat sumur, mereka melihat korban sudah mengambang dengan posisi telungkup. Selanjutnya mereka melaporkan ke kami," terang AKP Mawakhir.

Polisi yang datang dibantu para jama'ah sholat Jum'at, selanjutnya melakukan evakuasi menggunakn bantuan tangga dan tali untuk mengangkat tubuh korban.

Namun saat terangkat, jiwanya tidak tertolong.

Penjelasan AKP Mawakhir, dimungkinkan korban meninggal karena penyakit kambuh.

"Saat kami lakukan pengecekan bersama petugas medis, tidak ada tanda penganiayaan. Korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga," ucapnya.



Yuk, Ikuti Lomba Krenova 2018

KEBUMEN ( www.beritakebumen.info ) - Bappeda Kabupaten Kebumen kembali mengadakan lomba kreativitas dan inovasi masyarakat (Krenova) tahun...