Tampilkan postingan dengan label EVENT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EVENT. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Februari 2018

SMK N 1 Gombong dan SMK N 1 Karanganyar Juarai Lomba Nyanyi Pop Tunggal


Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan Sigit Wibawanto, SE., MM Menyerahkan Piala kepada para Juara (Foto:dRiz)
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)  Paduan Suara Gita Swara Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Putra Bangsa Kebumen selenggarakan Lomba Nyanyi Pop Tunggal tingkat SMA/SMK Se-Kabupaten Kebumen Sabtu (10/02/2018).  Acara yang digelar di Aula Atas STIE Putra Bangsa Kebumen ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh Gunarso Wiwoho, SE., MM selaku Ketua STIE Putra Bangsa Kebumen, seluruh civitas akademika, peserta lomba, guru pendamping dan supporter dari masing masing sekolah.

Menurut Eka selaku ketua panitia mengatakan lomba ini merupakan lomba perdana yang diselenggarakan oleh UKM Paduan Suara STIE Putra Bangsa dan juga merupakan salah satu program kerja dari UKM Paduan Suara Gita Swara. Tema yang diusung dalam lomba ini adalah "Bersatu dan Berprestasi dalam Syair Melodi", lomba ini di ikuti oleh 16 sekolah SMA/SMK sederajat dengan jumlah peserta sebanyak 45 peserta yang terdiri dari 14 peserta putra dan 31 peserta putri, dari 45 peserta nantinya akan diambil juara 1,2,3 baik peserta putra maupun peserta putri,” Ujarnya.

Eka menambahkan Lomba Nyanyi Pop Tunggal ini tidak hanya vokal saja yang dinilai melainkan 3 aspek yakni teknik vokal,  penguasaan materi,  dan performance dari para peserta. Peserta juga mendapat kesempatan 2 kali bernyanyi dimana lagu pertama merupakan lagu wajib karya Once dengan pilihan lagu berjudul Dealova dan Simphony yang Indah, dan lagu kedua merupakan lagu pilihan dari beberapa lagu yang sudah ditentukan oleh panitia.  Ada 3 juri yang menilai peserta lomba yakni Indah Rohyani dari STIE Putra Bangsa Kebumen,  Ridho Nur Tamtomo dari SMP Negeri 5 Kebumen,  dan Hasbi Nur Cahyadi dari SMP Negeri 3 Kebumen,” tambahnya.


Juara Lomba Nyanyi Pop Tingkat SMA/SMK Se-Kabupaten Kebumen yang di selanggarakan UKM Paduan Suara STIE Putra Bangsa untuk kategori Putra Juara 1 diraihRyan Ardana Setiadi dari SMK N 1 Gombong dengan jumlah skor 539, juara 2 yakni Muhriadi dari SMK N 2 Kebumen dengan jumlah skor 511, dan juara 3 yakni Fahmi Abdillah dari SMA N 2 Kebumen dengan jumlah skor 477. Sedangkan pada kategori putri juara 1 diraih olehMila Dwi Anggraeni dari SMK N 1 Karanganyar dengan jumlah skor 544, juara 2 yakni Gizely Adelia asal SMA N 1 Ayah, dan juara 3 diraih oleh Gita Amalia dari SMK N 1 Alian. (BK/d’Riz)

Rabu, 27 Desember 2017

1000 Lampion Apung akan Mewarnai Malam Tahun Baru 2018 di Kedungdowo





KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Malam pergantian tahun di berbagai tempat selalu dirayakan dengan beragam kegiatan yang asik, menghibur dan terkadang unik. Seperti yang akan digelar di Kedungdowo Adventure Park, Poncowarno. Di malam pergantian tahun 2017 menuju tahun 2018 nanti, Muspika Kecamatan Poncowarno bekerjasama dengan Pemerintah Desa se-Kecamatan Poncowarno dan Karangtaruna Kecamatan Poncowarno akan menggelar Gebyar 1000 Lampion Apung Poncowarno Tahun 2017 di Kedungdowo Adventure Park, Minggu 31 desember 2017.

Acara ini diharapkan bisa menjadi ajang promosi potensi wisata yang ada di Kecamatan Poncowarno yang sebenarnya begitu melimpah.

Camat Poncowarno Budiono mengatakan, “ Gebyar 1000 Lampion Apung Poncowarno Tahun 2017 diselenggarakan dengan tujuan untuk memunculkan icon bahwa kalau ada acara Gebyar Lampion Apung adanya di Poncowarno, mengingat bahwa acara seperti ini belum ada yang melaksanakan khususnya di Kebumen”.

Setelah itu diharapkan acara ini juga akhirnya dapat mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan di kecamatan Poncowarno pada umumnya dan di desa Kedungdowo pada khususnya yang saat ini merupakan desa pionir dalam upaya pengembangan Kawasan Ekoagrowisata di Kecamatan Poncowarno.




Koordinator kegiatan Gebyar 1000 Lampion Apung Poncowarno Tahun 2017 Wagio mengatakan pada acara nanti setidaknya akan ada 1000 lampion terapung di Sungai Wisata Kedungdowo Adventure Park. Lampion-lampion yang akan diapungkan nantinya dibuat oleh pemuda anggota karangtaruna di kecamatan poncowarno. Dari sebelas desa yang ada di Kecamatan Poncowarno, setiap Karangtaruna desa membuat 100 lampion untuk dikumpulkan oleh panitia, ada yang dibuat di masing-masing desa, ada juga yang dibuat bersama serempak beberapa desa yang dipusatkan pembuatannya di Aula Wisata Kedungdowo Adventure Park.

Selain lampion apung, akan ada beberapa pertunjukan seni budaya tradisional lokal Kecamatan Poncowarno seperti Pertunjukan Kuda Kepang dan Kesenian Tayub. Acaraini juga akan dimeriahkan dengan adanya pertunjukan organ tunggal serta stand kuliner produk lokal Kecamatan Poncowarno, tambah Wagio.

Salah satu yang menarik dari acara ini nantinya yaitu pengunjung dapat ikut melepas lampion di sungai, juga dapat berfoto di booth yang sudah disediakan penyelenggara, ataupun dapat berfoto bebas dengan pemandangan lampion apung yang khas dan langka tentunya. Untuk mengikuti acara ini tidak dipungut biaya untuk tiket, acara ini gratis untuk siapa saja dan dari mana saja, jelas wakil koordinator kegiatan Misdal yang juga merupakan Ketua Karangtaruna Kecamatan Poncowarno.


Reporter : Humas Panitia/Adi S.I. | Editor : bk01 | 

Selasa, 26 Desember 2017

13 UKM Mengikuti Klinik Desain Pertama di Kebumen

Foto bareng setelah kegiatan Klinik Desain selesai. (Foto : Zul Kurniawan)
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Kebumen terdata menjadi golongan Kabupaten dengan kategori termiskin. Namun, dibalik itu ternyata menyimpan potensi SDM yang luar biasa, baik yang berada diluar maupun yang masih tinggal di kota yang khas dengan burung Lawet ini. Tidak disangka juga, mereka yang saat ini tinggal di Kebumen pun mampu bertarung di luar kota sendiri bahkan luar negeri.

Para pemuda yang punya potensi tersebut salah satunya tergabung dalam komunitas Desain Grafis Kebumen (DGK). Anggotanya merupakan para desain grafis, baik mereka yang sekarang masih ikut percetakan maupun yang freelance. Beberapa diantara mereka bayarannya sudah menggunakan nilai mata uang Dollar.

Diluar dugaan, bahwa beberapa anak muda Kebumen mampu bersaing di kancah International. Sebenarnya banyak pemuda Kebumen yang berprestasi di kancah international, meskipun mereka hanya dari rumah, di depan komputer yang tersambung dengan internet. Kemudahan teknologi sekarang ini, memang sangat memudahkan mereka untuk mampu menjangkau lebih luas dan materi pembelajaran yang tak terbatas.

Namun, mereka jarang yang menunjukkan dirinya. Memilih diam dan fokus pada apa yang dipelajari. Mereka hampir tak pernah tersentuh oleh media. Orang taunya hanya anak sekolah, ataupun pemuda pegangguran. Tapi, kalau sudah di depan komputer, jangan ragukan kemampuan mereka.

Kemarin pada minggu (24/12) berlokasi di Griya Pamer Dekranaska, DGK dan Dekranasda mengadakan kegiatan bertajuk Klinik Desain untuk UKM Kebumen. Kegiatan yang berlangsung pada Pukul 09.00 WIB s.d 13.00 WIB ini diikuti oleh 13 UKM Kebumen. Baik dari makanan basah, makanan kering sampai craft.

"Sebenarnya kegiatan ini dari hari sabtu (23/12), peresmian Warung Wifi Corner di Griya Pamer Dekranasda, dan ada juga stan UKM untuk berjualan di halaman Dekranasda", ujar Nikmatul Khoeriyah, petugas Griya Pamer Dekranasda kepada beritakebumen.info.

Ia juga menambahkan, jika apa yang dilakukan oleh DGK sangat membantu para UKM Kebumen, agar desain logo dan kemasan produknya bisa lebih menarik. Sehingga akan diminati pasar nantinya, penjualan mereka pun semakin meningkat.

Dekranasda sendiri telah me-launching Warung Wifi Corner, dalam kelanjutannya akan ada UKM Makanan dan minuman yang stanby jualan di halaman Dekranasda, jadi siapa saja bisa nongkrong serta menikmati wifi di Dekranasda. Disana sudah disediakan tempat duduk yang nyaman juga.

UKM Kebumen saat melakukan konsultasi dengan para Konsultan dari DGK. (Foto: Zul Kurniawan)
Acara peresmian launching warung wifi corner tersebut berlangsung 2 hari, hari pertama untuk pembukaan serta bazaar UKM dan hari keduanya digunakan untuk kegiatan Klinik Desain. UKM-UKM yang ikut Klinik Desain diantaranya Kopi Gemplong, Hury, Zahrin, Roeang Ketjil, Raden Mas, Zetro, Rejosari, Kostajasa, Gula Semut, Frozen Food, Tiwul Pelangi, Ayomi, dan Ceria.

"Teman-teman DGK itu pengen berbuat sesuatu untuk Kebumen, tadinya saja pada kurang yakin sama acara Klinik Desain. Tapi ternyata mereka menikmatinya", tutur Zul Kurniawan selaku penggerak DGK. 

Bukan hanya dari DGK yang merasakan senang, dari peserta pun demikian, dengan memberi support. "Membuat suatu kegiatan atau komunitas itu sangat mudah. Tapi mempertahankannya itu yang lebih berat. Jadi, jaga momen baik ini. Jangan hanya sampai disini saja. Terus bikin kegiatan dengan yang lainnya, jangan hanya dengan UKM", ujar Untung Karnanto selaku perwakilan dari Kostajasa.



Reporter : _Yogi Permana_ | Editor : _Surachmat_ | Sumber : _________

Kamis, 30 November 2017

Jangan Lupa, Besok Pagi Ada Festival Kampung Happy





(www.beritakebumen.info) - Yuk ikuti kemeriahan Festival Kampung Happy di Brujul Adventure Park, Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, Sabtu tanggal 2 Desember 2017 mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB.

Dimeriahkan oleh Yoda Idol, Cingire Band serta Finalis Mas dan Mbak Kebumen loh.

Ada acara:
*Lomba lomba tradisional
*Sarasehan
*Konvoi budaya keliling Peniron bersama Yoda, Cingire, Mas dan Mbak Kebumen, komunitas motor Kebumen, dll.
*Peresmian Agrowisata kebun kelengkeng Cinde Peniron
*Jumpa fans Yoda Idol, Cingire dan Finalis Mas dan Mbak Kebumen di Brujul Adventure Park Pukul 14.00 WIB.
*Pentas tari Dangsak, Janeng, Hadroh
*Pentas seni bareng Yoda


Ayuk, ajah ngasi ketinggalan. Heppi Heppi di Festifal Kampung Happy..





Kamis, 26 Oktober 2017

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kebumen Dilaksanakan 27 Oktober

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Upacara Bendera Memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh tiap tanggal 28 Oktober di Kebumen Dilaksanakan Jumar, 27 Oktober 2017 pagi di Alun-alun Kebumen. Hal itu dikarenakan adanya Surat Edaran Menteri Pemuda dan Olahraga dengan nomor 10.13.1/Menpora/X/2017.




Foto bersama usai upacara. (Foto: fb/Yazid Mahfudz)

"Pada surat edaran tersebut, agar melaksanakan upacara bendera di instansi masing-masing pada hari Sabtu tanggal 28 Oktober 2017 atau hari kerja sebelum/sesudahnya," ujar Plt Sekda Kebumen, Mahmud Fauzi usai upacara.

Mahmud Fauzi mengaku, sebenarnya ada juga surat edaran dari Gubernur Jawa Tengah yang berisi tentang upacara bendera Hari Sumpah Pemuda diselenggarakan 28 Oktober. Namun, surat edaran tersebut terlambat, sehingga pihaknya melaksanakan upacara peringatan Sumpah Pemuda 27 Oktober 2017 sesuai edaran dari Menteri Pemuda dan Olahraga.

"Masalahnya saat edaran dari gubernur datang. Kita sudah rapat, undangan sudah terlanjur menyebar, sehingga kita lakukan hari ini," tegasnya.

Upacara bendera dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke-89 di Alun-alun Kebumen berlangsung khidmat. Bertindak sebegai inspektur upacara Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad. Hadir Wakil Bupati Yazid Mahfudz, Wakil Ketua DPRD Miftahul Ulum, Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti, Komandan Kodim 0709 Letkol Kav Suep, Plt Sekda Mahmud Fauzi. Serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Kebumen.(*/inikbm)



Selasa, 24 Oktober 2017

Pertandingan Perdana, Alkhafi FC Unggul 2-0 Atas Minhajjussalam Aceh

Al Kahfi FC Kebumen (2) VS (0) Minhajussalam Aceh



BANDUNG (www.beritakebumen.info) - Kesebelasan Al Kahfi FC Kebumen berhasil mengalahkan Kesebelasan Minhajussalam Subulussalam dengan skor 2-0 pada pertandingan pertamanya di Liga Santri Nusantara(LSN) 2017 di Bandung, Jawa Barat. Dengan kemenangan tersebut Al Kahfi FC lolos ke babak selanjutnya.


Pertandingan sempat mengalami penundaan. Semula Al Kahfi dijadwalkan bertanding di hari pertama tanggal 23 Oktober 2017, namun karena faktor cuaca pertandingan ditunda esok harinya, Selasa (24/10/2017) sore.

Seri Nasional Liga Santri Nusantara (LSN) 2017 dilaksanakan di kota Bandung di empat stadion, yaitu Siliwangi, Brigif, Arcamanik, dan Lodaya. Sebanyak 32 kesebelasan mengikuti putaran final LSN yang dibagi ke dalam delapan grup dari A sampai H. Masing-masing grup dihuni empat kesebelasan.

Kesebelasan Al Kahfi FC dari Ponpes Al Kahfi Somolangu Kebumen menjadi wakil Kebumen pada Seri Nasional atau putaran final LSN 2017 setelah berhasil menjuarai LSN 2017 Regional Jateng III September lalu setelah mengalahkan rival sekampung halamannya Hisba FC dari Ponpes Al Barokah Somagede Sempor. (bk/mat)



Gowes Kemanusiaan Berhadiah Mobil; Penjualan Tiket untuk Bedah Rumah

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Gowes Senangat Pahlawan Peduli Kemanusiaan (GSPPK) akan digelar di Alun-alun Kecamatan Karanganyar, Kebumen, pada 10 Desember 2017 mendatang. Gowes kali ini memerebutkan hadiah utama berupa satu unit mobil Daihatsu Ayla. Bukan sekedar ajang menyalurkan hobi dan olahraga, event ini sekaligus sebagai sarana amal bagi para peserta.

Panitia menargetkan 10.000 peserta dari Kebumen maupun dari luar. Dengan harga tiket tiap peserta Rp 30.000 diperkirakan akan terkumpul dana Rp 300 juta. Dana tersebut sebagian akan digunakan untuk bedah rumah tidak layak huni. Panitia berkomitmen seefisien menggunakan dana yang bersumber dari peserta, sehingga rumah yang dibedah lebih banyak.

“Panitia akan memanfaatkan sisa dana kegiatan ini untuk bedah rumah tidak layak huni di Kebumen, “ ujar Ketua panitia GSPPK Sumaryo, SH kepada wartawan di Meotel Hotel Kebumen Rabu (18/10/2107) malam lalu.




Rencananya, gowes itu akan diikuti oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, serta Forkimpinda Kebumen. Adapun start dan finish di Alun-alun Kebumen. Ada dua rute yang dipersiapkan, yakni rute dengan jarak 10 km dan jarak 20 km. Rute yang sudah dipersiapkan di Kecamatan Karanganyar, Sruweng dan Karanggayam. Rute gowes untuk MTB mulai dari Alun-alun Karanganyar - Karanggayam - Pohkumbang - Klopogodo - Grenggeng - Alun-alun Karanganyar. Sedang untuk sepeda tua atau dataran adalah Alun-alun Karanganyar - Sidoagung - Candi - Plarangan - Karangkemiri - Alun-alun Karanganyar.

Sumaryo menjelaskan, selain mobil, hadiah yang disiapkan panitia antara lain tiga unit sepeda motor, tiga unit kulkas, tiga unit televisi, tiga unit sepeda dan ratusan doorprize lainnya.

Sugeng Budiawan, Ketua panitia III GSPPK Kebumen menambahkan, ide awal kegiatan ini gowes untuk kemanusiaan pengungsi Rohingya. Atas saran Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, melalui kerabat Sugeng, Hendra, Ganjar mengatakan sudah cukup banyak kegiatan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya. Gubernur menyarankan kegiatan ini tetap untuk kemanusiaan, bedah rumah tidak layak huni.

Sugeng Budiawan mengaku tersentuh, ketika melihat rumah tidak layak huni di Kebumen. Karena itu, ia setuju sasaran kegiatan kemanusiaan, diubah untuk penghuni rumah tidak layak huni

Dandim 0709 Kebumen Letkol Kav Sueb SIP dan Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti SSos mendukung kegiatan gowes untuk kemanusiaan. Kabupaten Kebumen sebagai daerah paling miskin kedua di Jateng, memerlukan uluran tangan pihak lain, untuk menanggulangi kemiskinan. Kegiatan semacam ini sangat bermanfaat untuk perbaikan rumah tidak layak huni. (*)





Outlet tiket Gowes Kemanusiaan wilayah Kebumen:
- Gowang (Ari)
- Aryo Motor (bu Taryo)
- Basecamp Rosela (Uut)
- Toko Jaya Kutowinangun (babah Jang)
- Apotek Prembun (Mba Isna).
- Atau bisa menghubungi mas Aries.



Senin, 23 Oktober 2017

Santri Bersinergi dengan Polisi, Kapolres Optimis Kebumen Kondusif





KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Ribuah santri dari madrasah dan pondok pesantren se-Kabupaten Kebumen mengikuti apel akbar Peringatan Hari Santri Nasional di Alun-alun Kebumen, Minggu (22/10/2017). Melihat antusiasme para santri, Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti yang hadir di acara merasa optimis bahwa Kebumen Kondusif.

Pihaknya meminta kepada para santri di Kebumen untuk bersinergi dengan jajaran kepolisian dalam menjaga kondusifitas.

"Polisi, kan tidak bisa bekerja sendiri dalam menciptakan Kamtibmas, sehingga kita berharap agar santri bersinergi dengan Kepolisian untuk mewujudkan itu," ucapnya.

Di era serba canggih seperti sekarang ini, dengan perkembangan era komunikasi yang serba praktis, Kapolres Kebumen berharap, para Santri supaya bijak dalam memilah informasi.

"Santri di jaman sekarang harus lebih bijak, selektif dalam menerima informasi, jangan asal men-share suatu berita yang belum jelas. Karena banyak informasi yang mengatasnamakan agama, akhirnya dapat memecah belah NKRI. Dalam bersinergi, santri harus ikut mengawal tegaknya kesatuan RI," tukasnya.






Selain itu, dalam rangkaian Apel Akbar, para santri juga berikrar akan setia kepada NKRI, bersedia dan siap siaga menyerahkan jiwa raga membela tanah air dan bangsa Indonesia.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Istilah santri memang asli dari Indonesia, berbeda dengan istilah siswa yang berasal dari Belanda. Sebab itu, penetapan Hari Santri bukan hanya sebagai agenda kepentingan kelompok tertentu. Tetapi kepentingan seluruh bangsa Indonesia. (*)



Pesan Bupati untuk Para Santri





KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Upacara peringatan Hari Santri Nasional di Kebumen dilaksanakan di Alun-alun Kebumen, Minggu (22/10/2017) pagi. Bupati Kebumen Ir H Mohammad Yahya Fuad, S.E. bertindak langsung menjadi pembina upacara.

Dalam amanatnya, bupati menyambapikan beberapa hal kepada para santri. Pertama, santri Kebumen diminta untuk turut serta dalam menurunkan angka kemiskinan. DImana Kebumen masih menduduki peringkat ke-2 kota termiskin di Jawa Tengah.

"Kebumen menunggu kiprah santri, ladang pengabdian terbentang. Kemiskinan masih menjadi PR kita bersama. Menjaga ahlak generasi muda juga membutuhkan figur-figur tauladan. Karenanya, jadilah santri-santri produktif dan inspiratif," ujar Bupati Mohammad Yahya Fuad.

Kedua, momentum hari santri perlu ditransformasikan menjadi gerakan penguatan paham kebangsaaan yang bersintetis dengan keagamaan. Spirit nasionalisme bagian dari iman perlu digelorakan ditengah arus ideologi fundamentalisme agama, komunis, liberalis maupun sekuler.

Ketiga, santri memiliki moral kesedrahanaan dan menjadi kader anti korupsi.

"Hari santri juga harus digunakan sebagai revitalisasi etos moral kesederhanaan dan spiritualisme sebagai karakter kaum santri. Etos ini penting untuk mencegah korupsi," tegasnya.

Keempat, di era digital saat ini, santri harus menguasai teknologi informasi sebagai salah satu media penyebar menfaat dan kebaikan.

"Santri perlu meminta memanfaatkan teknologi informasi sebagai media dakwah. Serta sarana menyebarkan kebaikan dan kemaslahatan," tandasnya.

Menurut Mohammad Yahya Fuad, era teknologi informasi saat ini memiliki aspek manfaat dan mudharat yang sama-sama besar. Internet telah digunakan untuk menyebarkan pesan-pesan kebaikan dan dakwah islam. Tetapi juga digunakan untuk merusak harga diri dan martabat seseorang dengan fitnah dan berita hoax. (*)



Minggu, 15 Oktober 2017

Jalan Sehat Hari Santri di Kebumen Gratis Berhadiah 3 Paket Umroh

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Panitia peringatan Hari Santri Nasional tahun 2017 Kabupaten Kebumen mengadakan kegiatan Jalan Sehat bareng Kyai dan Santri.

Pendaftaran gratis dan terbuka untuk umum. Pelaksanaan kegiatan Minggu, 22 Oktober 2017 mulai pukul 07.00 WIB. Start dan finish di Alun-alun Kebumen.

Peserta berkesempatan mendapatkan doorprize yang disediakan berupa tiga paket umroh dan ratusan hadiah menarik lainnya.

Pendaftaran dan pengambilan kupon dapat dilakukan di sekretariat panitia DPC PKB Kebumen, Jl. Kutoarjo Km.3, Selang Kebumen atau tempat lain yang ditunjuk.

Informasi lebih lanjut, lihat poster berikut:









Pemuda Karangsambung, Sadang dan Karanggayam Adu Kekuatan di Gunung Paras Cup





KARANGSAMBUNG (www.beritakebumen.info) - Para pemuda dari tiga kecamatan yakni Karangsambung, Sadang dan Karanggayam saling beradu kekuatan di ajang turnamen sepak bola, Gunung Paras Cup 2017. Event persahabatan ini digelar di Desa Banioro, Kecamatan Karangsambung mulai 15 Oktober 2017 hingga 10 November 2017.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh pemuda Banioro ini dalam rangka peresmian lapangan desa Banioro yang diberi nama Adipati Djimo, sekaligus menyambut Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan.

"Dalam rangka hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan serta peresmian lapangan Banioro." jelas Triyono, sekretaris panitia penyelenggara.

Peresmian lapangan dan pembukaan event Gurung Paras Cup 2017 dilakukan oleh Kepala Dispora Wisata Azam Fatoni, Minggu, (15/10/2017).

Kepala Dispora Wisata Azam Fatoni menandatangani prasasti lapangan Adipati Djimo desa Banioro, Karangsambung, Minggu (15/10/2017).




Ada 16 tim dari tiga kecamatan yang akan bersaing memperebutkan piala dan uang pembinaan di turnamen Gunung Paras Cup 2017 ini. Mereka terbagi dalam empat grup. Grup A terdiri dari tim Gunspar, Giritirto, Logandu dan Totogan. Di Grup B ada Karangsambung I, Karangsambung II, Bonero dan Kebakalan. Grup C dihuni oleh Sadang Kulon, Kalisana, Sadang Wetan, dan Karangrejo. Sementara Clapar, Wonotirto, Langse dan Tlepok berada di Grup D.

Mengingat ini adalah event persahabatan, meski bersaing di lapangan, panitia menghimbau agar senantiasa menjunjung tinggi fair play saat pertandingan. "Menang bukan tujuan utama, persahabatan harga mati" tegas Triyono.

Pertandingan perdana berlangsung seru antara Gunspar melawan Giritirto dengan skor imbang 2-2.(bk01/mat)



Yuk, Ikuti Lomba Krenova 2018

KEBUMEN ( www.beritakebumen.info ) - Bappeda Kabupaten Kebumen kembali mengadakan lomba kreativitas dan inovasi masyarakat (Krenova) tahun...